Tentang Karbon Aktif

Karbon aktif adalah sejenis material yang memiliki permukaan yang sangat besar dan pori-pori mikroskopis. Struktur pori-pori ini memberikan area permukaan yang luas untuk menyerap dan mengadsorpsi kontaminan. Karbon aktif biasanya terbuat dari bahan organik yang kaya akan karbon, seperti batubara dan cangkang kelapa.    

Retention Lagoon Penampungan Air Limbah

Proses pembuatan karbon aktif melibatkan beberapa langkah berikut: 

  1. Bahan Baku: Bahan baku yang digunakan untuk pembuatan karbon aktif dapat berupa batubara, kulit kelapa, kayu, atau limbah pertanian. Pilihan bahan baku tergantung pada kebutuhan aplikasi dan ketersediaan lokal. 
  2. Pengeringan: Bahan baku yang dipilih harus dikeringkan dengan baik untuk menghilangkan kelembapan yang tidak diinginkan. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode pengeringan termal atau pengeringan alami. 
  3. Karbonisasi: Tahap karbonisasi melibatkan pemanasan bahan baku pada suhu tinggi, biasanya dalam kondisi tanpa oksigen (proses anaerobik). Proses ini mengubah bahan baku menjadi karbon padat dengan menghilangkan sebagian besar unsur non-karbonik melalui proses dekomposisi termal. 
  4. Aktivasi: Setelah tahap karbonisasi, karbon padat diaktivasi untuk membentuk pori-pori mikroskopis yang luas. 
  5. Ada dua jenis aktivasi yang umum dilakukan: 
    • Aktivasi Fisik: Melibatkan perlakuan karbon padat dengan gas seperti karbon dioksida (CO2) pada suhu tinggi. Reaksi antara gas dan karbon padat akan menghasilkan pembentukan pori-pori yang diinginkan. 
    • Aktivasi Kimia: Melibatkan perlakuan karbon padat dengan zat kimia seperti asam fosfat, kalium hidroksida, atau zinc chloride. Zat kimia ini merangsang reaksi yang mengubah struktur karbon dan membentuk pori-pori. 
  6.  Pencucian dan Pengeringan: Setelah proses aktivasi, karbon aktif yang dihasilkan dicuci dengan air untuk menghilangkan residu zat kimia atau partikel yang tidak diinginkan. Kemudian, karbon aktif dikeringkan dengan baik sebelum digunakan atau diproses lebih lanjut. 

Pembuatan karbon aktif dapat dilakukan dalam skala industri maupun skala rumah tangga. Proses dan parameter yang digunakan dapat bervariasi tergantung pada bahan baku dan aplikasi yang dituju. Karbon aktif yang dihasilkan kemudian digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk dalam filter air dan pengolahan air limbah untuk menghilangkan kontaminan organik. 


Filter Karbon Aktif

Proses kerja dalam filter karbon aktif melibatkan sejumlah langkah untuk menghilangkan kontaminan organik dari air, secara umum cara kerja karbon aktif adalah Penyerapan / Adsorpsi. Karbon aktif memiliki permukaan yang sangat besar dengan pori-pori mikroskopis. Ketika air mengalir melalui filter karbon aktif, kontaminan organik yang terlarut dalam air menempel pada permukaan karbon aktif melalui proses penyerapan. Permukaan yang luas ini memberikan area yang cukup untuk menangkap dan menahan molekul-molekul kontaminan. 

Kontaminan yang diserap atau diadsorpsi oleh karbon aktif tetap berada di dalam filter dan tidak dilepaskan kembali ke dalam air yang sudah bersih. Ini memungkinkan air yang mengalir melalui filter untuk menjadi lebih bersih dan bebas dari kontaminan organik yang mempengaruhi warna, rasa, dan bau pada air.

Mengapa Memilih Filter Karbon Aktif?

Filter karbon aktif menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya menjadi pilihan terbaik untuk pembersihan/penjernihan air. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda harus mempertimbangkan filter karbon aktif:

  1. Penyaringan Efektif: Filter karbon aktif mampu menghilangkan kontaminan organik seperti senyawa kimia, zat berbau, rasa yang tidak diinginkan, dan pewarna organik. Dengan permukaan dan pori-pori mikroskopisnya, karbon aktif dapat menyerap dan mengadsorpsi kontaminan dengan efisiensi tinggi, memberikan air yang lebih jernih dan segar.
  2. Meningkatkan Rasa dan Menghilangkan Bau: Apakah air Anda memiliki bau atau rasa yang tidak sedap? Filter karbon aktif mampu mengatasi masalah ini dengan efektif. Dengan menghilangkan zat-zat yang menyebabkan bau dan rasa yang tidak diinginkan, filter karbon aktif akan meningkatkan rasa dan kebersihan air Anda, memberikan pengalaman menggunakan/mengkonsumsi air yang lebih menyenangkan.
  3. Kualitas Air yang Lebih Baik: Dengan menghilangkan kontaminan organik, filter karbon aktif membantu meningkatkan kualitas air secara keseluruhan. Ini berarti Anda akan mendapatkan air yang lebih sehat dan bebas dari zat-zat yang dapat membahayakan kesehatan Anda.
  4. Penggunaan yang Fleksibel: Filter karbon aktif dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk pengolahan air minum, air limbah, industri makanan dan minuman, serta aplikasi komersial lainnya. Dengan fleksibilitas penggunaannya, filter karbon aktif dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik Anda.
Instalasi Pengolahan Air Bersih
Instalasi Pengolahan Air Bersih  - IPA WTP

Dasar Hukum Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan

Berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Bahwa :

  1. Pasal 1 ayat 40, Air Limbah adalah air yang berasal dari suatu proses dalam suatu kegiatan.
  2. Pasal 116 ayat 1 huruf B, yang dimaksud dengan sektor domestik adalah kegiatan yang menghasilkan air limbah domestik, seperti permukiman, perkantoran, area komersial dan kegiatan lainnya yang sejenis.
  3. Pasal 130 ayat 1. Penanggung Jawab Usaha dan/atau kegiatan yang menghasilkan air limbah wajib mengolah air limbah.
  4. Pasal 130 ayat 2. Hasil pengolahan air limbah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan : a. pemanfaatan dengan cara sebagaimana dimaksud dalam pasal 128 ayat 3 huruf (b), 

dan seterusnya dengan berbagai lampiran dokumen undang-undang tersebut....

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik atau Sewage Treatment Plant (STP) yang tidak dapat memenuhi standard baku mutu air limbah, dapat menimbulkan pencemaran dan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat.

Dampak negatif air limbah

Berikut ini adalah beberapa dampak air limbah terhadap kesehatan manusia:

  • Penyebaran Penyakit

Air limbah dapat menjadi tempat hidup dan berkembang biak bagi bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit seperti diare, kolera, hepatitis A, dan infeksi kulit. Jika air limbah yang terkontaminasi masuk ke dalam sistem air minum, maka dapat menyebarkan penyakit ini dengan cepat dan luas.


  • Pencemaran Udara

Air limbah yang terkontaminasi dapat menghasilkan gas beracun seperti hidrogen sulfida dan metana. Gas ini dapat membahayakan kesehatan manusia jika terhirup dalam jumlah besar dan dapat menyebabkan iritasi paru-paru, mual, dan sakit kepala.


  • Pencemaran Tanah dan Air Tanah

Air limbah yang dibuang ke dalam tanah dapat mencemari tanah dan air tanah dengan bahan beracun seperti logam berat dan bahan kimia organik. Jika bahan-bahan tersebut terakumulasi dalam jumlah yang cukup tinggi, maka dapat mengganggu kesehatan manusia melalui kontaminasi air minum dan tanaman yang dikonsumsi.


  • Kerusakan Lingkungan

Air limbah yang dibuang ke dalam sungai, danau, atau laut dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam kelangsungan hidup makhluk hidup di dalamnya. Jika lingkungan tercemar oleh limbah, maka dapat mempengaruhi kualitas makanan dan air minum yang dikonsumsi manusia dan hewan.


Retention Lagoon Penampungan Air Limbah


Oleh karena itu, pengelolaan air limbah yang baik sangat penting untuk mencegah dampak buruknya terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengelola sampah dengan baik dan benar, mengelola fasilitas pengolahan air limbah IPAL dengan upaya optimalisasi kinerja IPAL dan manajemen laporan yang tertib, mendaur ulang air limbah, dan mengurangi penggunaan bahan kimia yang berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan. Upaya ini diharapkan dapat menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan manusia. 


Jangan biarkan air limbah menjadi ancaman serius bagi kesehatan lingkungan dan manusia. Dengan mengelola air limbah dengan baik, kita dapat memperbaiki kualitas air dan menjaga kelestarian lingkungan. Dengan solusi pengolahan air limbah yang inovatif dan ramah lingkungan yang menggunakan teknologi yang berdasarkan kaidah engineering untuk memastikan air limbah terbebas dari zat berbahaya dan dapat digunakan kembali untuk berbagai keperluan. Percayakan pengadaan peralatan / equipment IPAL STP WWTP Anda kepada kami dan bersama kita jaga kelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. Hubungi kami sekarang untuk informasi lebih lanjut.



Whatsapp www.mediasarangtawon.com
Click To Chat Whatsapp

Ikuti social media kami untuk selalu mendapatkan update dan peluang yang menguntungkan

Facebook www.mediasarangtawon.com Twitter www.mediasarangtawon.com Instagram www.mediasarangtawon.com Youtube www.mediasarangtawon.com Tiktok www.mediasarangtawon.com LinkedIn www.mediasarangtawon.com

Disclaimer:
  1. Artikel ini merupakan artikel bebas yang tidak dapat dipertanggung jawabkan secara akademis/praktis dan bersifat umum. Silahkan hubungi Konsultan Engineering Profesional untuk mendapatkan pendampingan teknis ataupun pelatihan teknis tentang Air Limbah.
  2. Komersialisasi MST hanya tertuang secara tertulis dalam dokumen jual-beli B2B yang dikirimkan melalui email dan pertanggung jawaban dari pihak MST tertuang secara tertulis dalam dokumen perjanjian/kontrak yang disepakati bersama oleh masing-masing pihak yang berkepentingan secara langsung dan  bersifat pribadi dan rahasia sebagai bagian dari standar etik suatu perusahaan.
  3. Untuk mempermudah anda, permintaan informasi dapat dikirimkan melalui halaman kontak Hubungi Kami