Istilah "pH" berasal dari bahasa Latin dan merupakan akronim dari "potentia hydrogenii" - power of hydrogen. pH adalah salah satu parameter penting yang digunakan untuk mengukur tingkat keasaman atau kebasaan suatu larutan atau suatu substansi. pH merupakan ukuran yang mengindikasikan konsentrasi ion hidrogen (H+) dalam larutan, sehingga meskipun pada air murni akan tetap mengandung ion hidrogen karena autodisosiasi air. Rumus kimia air adalah H2O = H++ OH- 

pH asam basa air limbah


Reaksi pH 

Reaksi pH didasarkan pada konsentrasi ion hidrogen dalam larutan. Ketika larutan bersifat asam, ion hidrogen (H+) menjadi dominan. Larutan asam akan memiliki pH kurang dari 7. Ketika larutan bersifat basa, ion hidroksida (OH-) menjadi dominan dan menyebabkan penurunan konsentrasi ion hidrogen. Larutan basa akan memiliki pH lebih dari 7. Larutan netral seperti air murni memiliki pH 7, menunjukkan konsentrasi ion hidrogen yang seimbang. 

Pengukuran pH pada Air 

Pengukuran pH pada air dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut pH meter atau kertas indikator pH. pH meter adalah alat yang menggunakan elektroda pH untuk mengukur potensial listrik dalam larutan yang kemudian dikonversi menjadi nilai pH. pH meter sering digunakan dalam laboratorium dan industri untuk pengukuran yang lebih akurat. Kertas indikator pH adalah lembaran kertas yang telah dicelupkan dalam indikator pH. Ketika kertas tersebut dicelupkan ke dalam air, warna kertas akan berubah sesuai dengan tingkat pH larutan, yang kemudian dapat dibandingkan dengan skala warna untuk memperkirakan pH larutan. 

Pengukuran pH pada air sangat penting dalam berbagai aplikasi. pH air dapat mempengaruhi keseimbangan ekosistem akuatik, pertumbuhan organisme, kualitas air minum, proses industri, dan banyak lagi. 

Monitoring pH air secara teratur membantu dalam memastikan keasaman atau kebasaan yang tepat sesuai dengan keperluan spesifik. Pengukuran pH yang akurat dan konsisten sangat penting. Penting untuk mengkalibrasi pH meter secara teratur, mengikuti instruksi yang tepat, dan memperhatikan kondisi lingkungan saat pengukuran untuk hasil yang akurat. Dalam pengambilan sampel dan pemantauan lingkungan, nilai pH yang tinggi atau rendah dapat menjadi indikasi pencemaran. Dalam pengolahan air limbah, pH diatur sebagai bagian dari izin pembuangan dan banyak proses pengolahan bergantung pada pH. Dalam bioteknologi, pH harus dipantau secara ketat selama produksi larutan immunoassay. Ini hanya beberapa dari banyak aplikasi di mana pengukuran pH adalah alat yang berharga.

Disosiasi air

Disosiasi air merujuk pada proses di mana molekul air (H₂O) memisahkan diri menjadi ion hidrogen (H⁺) dan ion hidroksida (OH⁻). Reaksi disosiasi air dapat dijelaskan sebagai berikut:


H₂O ⇌ H⁺ + OH⁻


Dalam air murni, disosiasi air terjadi dalam jumlah sangat kecil, dan keseimbangan antara ion hidrogen dan ion hidroksida sangat cair. Konsentrasi ion hidrogen (H⁺) dan ion hidroksida (OH⁻) dalam air murni adalah sekitar 10^(-7) mol/L.


Namun, penting untuk diingat bahwa dalam air, ion hidrogen (H⁺) sering tidak ada dalam bentuk bebas. Sebaliknya, ion hidrogen cenderung membentuk ikatan dengan molekul air lainnya, membentuk kompleks ion hidronium (H₃O⁺). Jadi, reaksi disosiasi air dapat lebih tepat digambarkan sebagai:


H₂O + H₂O ⇌ H₃O⁺ + OH⁻


Ion hidronium (H₃O⁺) adalah ion yang terbentuk ketika proton (H⁺) berikatan dengan molekul air. Ini merupakan komponen utama yang bertanggung jawab atas sifat keasaman air.


Disosiasi air adalah proses penting dalam kimia air karena mempengaruhi sifat asam-basa dan konsentrasi ion hidrogen (pH) dalam larutan. Ketika zat lain, seperti asam atau basa, ditambahkan ke air, disosiasi air dapat berinteraksi dengan zat tersebut dan mempengaruhi keseimbangan ion hidrogen dan hidroksida. Ini penting dalam memahami tingkat keasaman atau kebasaan larutan, serta pengaruhnya terhadap berbagai reaksi kimia dan proses dalam lingkungan air.


Baca Artikel Terkait :

  • Cara Menjaga Performa IPAL / STP / WWTP agar tetap berfungsi secara optimal
  • Kriteria Penilaian dan Evaluasi IPAL / STP / WWTP
  • Menghemat Biaya Operasional IPAL / STP / WWTP
  • Memahami Karakteristik Air Limbah
  • Pengaruh debit air limbah terhadap performa IPAL / STP / WWTP
  • Konstituent Air Limbah, makhluk apakah itu?
  • Bukan Akuntan Bukan Jaksa, Merancang IPAL juga butuh Neraca.


Lagoon Penampungan Air Limbah
Lagoon Penampungan Air Limbah

Dasar Hukum Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan

Berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Bahwa :

  1. Pasal 1 ayat 40, Air Limbah adalah air yang berasal dari suatu proses dalam suatu kegiatan.
  2. Pasal 116 ayat 1 huruf B, yang dimaksud dengan sektor domestik adalah kegiatan yang menghasilkan air limbah domestik, seperti permukiman, perkantoran, area komersial dan kegiatan lainnya yang sejenis.
  3. Pasal 130 ayat 1. Penanggung Jawab Usaha dan/atau kegiatan yang menghasilkan air limbah wajib mengolah air limbah.
  4. Pasal 130 ayat 2. Hasil pengolahan air limbah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan : a. pemanfaatan dengan cara sebagaimana dimaksud dalam pasal 128 ayat 3 huruf (b), 
dan seterusnya dengan berbagai lampiran dokumen undang-undang tersebut....

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik atau Sewage Treatment Plant (STP) dan juga Instalasi Pengolahan Air Limbah Industri atau Wastewater Treatment Plant (WWTP) yang tidak dapat memenuhi standard baku mutu air limbah, dapat menimbulkan pencemaran dan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat.


Dampak negatif air limbah

Berikut ini adalah beberapa dampak air limbah terhadap kesehatan manusia:

  • Penyebaran Penyakit

Air limbah dapat menjadi tempat hidup dan berkembang biak bagi bakteri dan virus yang menyebabkan penyakit seperti diare, kolera, hepatitis A, dan infeksi kulit. Jika air limbah yang terkontaminasi masuk ke dalam sistem air minum, maka dapat menyebarkan penyakit ini dengan cepat dan luas.


  • Pencemaran Udara

Air limbah yang terkontaminasi dapat menghasilkan gas beracun seperti hidrogen sulfida dan metana. Gas ini dapat membahayakan kesehatan manusia jika terhirup dalam jumlah besar dan dapat menyebabkan iritasi paru-paru, mual, dan sakit kepala.


  • Pencemaran Tanah dan Air Tanah

Air limbah yang dibuang ke dalam tanah dapat mencemari tanah dan air tanah dengan bahan beracun seperti logam berat dan bahan kimia organik. Jika bahan-bahan tersebut terakumulasi dalam jumlah yang cukup tinggi, maka dapat mengganggu kesehatan manusia melalui kontaminasi air minum dan tanaman yang dikonsumsi.


  • Kerusakan Lingkungan

Air limbah yang dibuang ke dalam sungai, danau, atau laut dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam kelangsungan hidup makhluk hidup di dalamnya. Jika lingkungan tercemar oleh limbah, maka dapat mempengaruhi kualitas makanan dan air minum yang dikonsumsi manusia dan hewan.




Mari bersama-sama kita tingkatkan kepedulian kita terhadap air limbah agar tidak menjadi ancaman serius bagi kesehatan lingkungan dan manusia. Dengan cara mengelola air limbah dengan baik, kita dapat memperbaiki kualitas air dan menjaga kelestarian lingkungan. Dengan solusi pengolahan air limbah yang inovatif dan ramah lingkungan yang menggunakan teknologi yang berdasarkan kaidah engineering untuk memastikan air limbah terbebas dari zat berbahaya dan juga sekaligus dapat digunakan kembali untuk berbagai keperluan. 

Jika Anda memiliki pertanyaan tambahan atau ingin memberikan tanggapan, jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email [mediasarangtawon.com@gmail.com]. Kami senang mendapat tanggapan pertanyaan atau komentar yang Anda miliki.

Percayakan pengadaan peralatan / equipment IPAL STP WWTP Anda kepada kami dan bersama kita jaga kelestarian lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. Hubungi kami sekarang dengan menyentuh dan ketuk logo whatsapp di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Ikuti social media kami untuk selalu mendapatkan update dan peluang yang menguntungkan


Facebook www.mediasarangtawon.com Twitter www.mediasarangtawon.com Instagram www.mediasarangtawon.com Youtube www.mediasarangtawon.com Tiktok www.mediasarangtawon.com LinkedIn www.mediasarangtawon.com

Disclaimer:
  1. Artikel ini merupakan artikel bebas yang tidak dapat dipertanggung jawabkan secara akademis/praktis dan bersifat umum. Silahkan hubungi Konsultan Engineering Profesional untuk mendapatkan pendampingan teknis ataupun pelatihan teknis tentang Air Limbah.
  2. Komersialisasi MST hanya tertuang secara tertulis dalam dokumen jual-beli B2B yang dikirimkan melalui email dan pertanggung jawaban dari pihak MST tertuang secara tertulis dalam dokumen perjanjian/kontrak yang disepakati bersama oleh masing-masing pihak yang berkepentingan secara langsung dan  bersifat pribadi dan rahasia sebagai bagian dari standar etik suatu perusahaan.
  3. Untuk mempermudah anda, permintaan informasi dapat dikirimkan melalui halaman kontak Hubungi Kami